Social Items


Teknologi di zaman sekarang menurut saya adalah kebutuhan bagi setiap orang yang mengikuti era modern, baik smartphone atau  pun laptop telah menjadi barang yang lumrah untuk masyarakat yang hidup di era ini.

Kecanggihan akan teknologi sangat berguna untuk menunjang aktivitas sosial manusia baik dalam komunikasi atau bisnis. Dengan teknologi yang makin maju terciptalah smartphone dan laptop canggih era sekarang.

Bisa dikatakan dengan adanya smartphone dan teknologi lainnya, seperti jaringan internet dengan berkecepatan tinggi, aplikasi-aplikasi edit foto,  game online, radio online, tv online dan banyak lagi. Para pengembang mulai bermunculan seiring Os Android menjadi os terbanyak di pakai oleh penduduk bumi ini.

Ini mungkin kecanggihan yang sangat berguna. Tapi di balik itu semua, ini telah menjadi racun bagi anak-anak kita yang seharusnya bermain di luar. Sekarang telah kecanduan akan smartphone.

Saya punya pengalamanan akan hal yang demikian, saya punya banyak saudara yang sudah menikah. Sebagian dari mereka sudah mempunyai anak, sering kali saya main kerumah mereka. Dan yang saya saksikan anak-anak mereka tiap saya berkunjung tidak lepas dengan smartphone orang tuanya.

Pernah satu waktu saya bertanya pada anak tersebut;


Saya: " nak lagi apa?"

Anak: "lagi main hp om"

Saya: "emang main hp buat apa?"

Anak: "yah, buat main game lah"

Saya: "oh gitu, sekarang umur berapa?"

Anak: " 4 tahun om"

Wow... ini luar biasa, umur segitu adalah masa-masa anak harus beraktivisa fisik. Bukan sekedar bermain hp, duduk dan tidur-tiduran.

Kenapa demikian?...karena pengaruh dari hp untuk anak umur segitu banyak sekali. Seperti kabar baru-baru ini yang di beritakan TribunNews bahwa ada anak kecil asal thailand yang kerusakan mata akibat sering main hp.

Bukan hanya memengaruhi penglihatannya, tetapi juga membuatnya sulit untuk fokus belajar.

Amblyopia atau mata malas terjadi ketika salah satu mata tidak berkembang dengan benar, misalnya salah satu mata rabun jauh dan yang lainnya tidak.

Dalam kondisi ini, otak akan terus memiliki 2 gambar yang akan membingungkan yakni gambar yang buram dan jelas.

Kondisi ini akan membuat kerja otak menjadi ekstra hingga akhirnya otak bisa memilih gambar yang lebih jelas dan menghiraukan gambar yang kabur.

Mata tidak menunjuk pada arah yang sama menjadi penyebab umum mata malas. Jika dibiarkan tanpa penanganan, anak berisiko mengalami gangguan penglihatan permanen saat memasuki usia usia 6-10 tahun.

Kondisi ini juga dapat menyebabkan kebutaan pada mata malas karena otak mengabaikan rangsangan yang dikirim dari bagian mata tersebut.

Otak merasa tidak mendapat rangsangan sehingga lama-kelamaan saraf pada mata malas akan rusak dan menyebabkan kebutaan permanen.

Untuk itu ada beberapa saran saya untuk anda dari dokter ahli anak, bahwasannya batasi waktu anak kita untuk bermain smartphone, tablet atau menonton layar tv, karena cahaya yang dipancarkan layar perangkat ini akan memengaruhi matanya.

Dan ajak anak sekali-kali main di luar bersama. Bisa berenang, jalan keliling komplek atau sekedar menghirup udara segar.

Semoga artikel ini bermanfaat.

Waspada Anak kecanduan Smartphone, Ini Akibat Dan Solusinya ?


Teknologi di zaman sekarang menurut saya adalah kebutuhan bagi setiap orang yang mengikuti era modern, baik smartphone atau  pun laptop telah menjadi barang yang lumrah untuk masyarakat yang hidup di era ini.

Kecanggihan akan teknologi sangat berguna untuk menunjang aktivitas sosial manusia baik dalam komunikasi atau bisnis. Dengan teknologi yang makin maju terciptalah smartphone dan laptop canggih era sekarang.

Bisa dikatakan dengan adanya smartphone dan teknologi lainnya, seperti jaringan internet dengan berkecepatan tinggi, aplikasi-aplikasi edit foto,  game online, radio online, tv online dan banyak lagi. Para pengembang mulai bermunculan seiring Os Android menjadi os terbanyak di pakai oleh penduduk bumi ini.

Ini mungkin kecanggihan yang sangat berguna. Tapi di balik itu semua, ini telah menjadi racun bagi anak-anak kita yang seharusnya bermain di luar. Sekarang telah kecanduan akan smartphone.

Saya punya pengalamanan akan hal yang demikian, saya punya banyak saudara yang sudah menikah. Sebagian dari mereka sudah mempunyai anak, sering kali saya main kerumah mereka. Dan yang saya saksikan anak-anak mereka tiap saya berkunjung tidak lepas dengan smartphone orang tuanya.

Pernah satu waktu saya bertanya pada anak tersebut;


Saya: " nak lagi apa?"

Anak: "lagi main hp om"

Saya: "emang main hp buat apa?"

Anak: "yah, buat main game lah"

Saya: "oh gitu, sekarang umur berapa?"

Anak: " 4 tahun om"

Wow... ini luar biasa, umur segitu adalah masa-masa anak harus beraktivisa fisik. Bukan sekedar bermain hp, duduk dan tidur-tiduran.

Kenapa demikian?...karena pengaruh dari hp untuk anak umur segitu banyak sekali. Seperti kabar baru-baru ini yang di beritakan TribunNews bahwa ada anak kecil asal thailand yang kerusakan mata akibat sering main hp.

Bukan hanya memengaruhi penglihatannya, tetapi juga membuatnya sulit untuk fokus belajar.

Amblyopia atau mata malas terjadi ketika salah satu mata tidak berkembang dengan benar, misalnya salah satu mata rabun jauh dan yang lainnya tidak.

Dalam kondisi ini, otak akan terus memiliki 2 gambar yang akan membingungkan yakni gambar yang buram dan jelas.

Kondisi ini akan membuat kerja otak menjadi ekstra hingga akhirnya otak bisa memilih gambar yang lebih jelas dan menghiraukan gambar yang kabur.

Mata tidak menunjuk pada arah yang sama menjadi penyebab umum mata malas. Jika dibiarkan tanpa penanganan, anak berisiko mengalami gangguan penglihatan permanen saat memasuki usia usia 6-10 tahun.

Kondisi ini juga dapat menyebabkan kebutaan pada mata malas karena otak mengabaikan rangsangan yang dikirim dari bagian mata tersebut.

Otak merasa tidak mendapat rangsangan sehingga lama-kelamaan saraf pada mata malas akan rusak dan menyebabkan kebutaan permanen.

Untuk itu ada beberapa saran saya untuk anda dari dokter ahli anak, bahwasannya batasi waktu anak kita untuk bermain smartphone, tablet atau menonton layar tv, karena cahaya yang dipancarkan layar perangkat ini akan memengaruhi matanya.

Dan ajak anak sekali-kali main di luar bersama. Bisa berenang, jalan keliling komplek atau sekedar menghirup udara segar.

Semoga artikel ini bermanfaat.

Subscribe Our Newsletter