Social Items


Anak adalah anugrah bagi kedua orang tuanya. Titipan dari Allah SWT untuk di didik supaya menjadi anak yang soleh dan solehah.

walaupun terkadang dalam diri si anak terdapat ujian yang Allah tempatkan padanya, supaya kita bisa sabar akan itu. Seperti pada saat bayi sering menangis di waktu petang. atau ngompol di malam hari.

Walaupun sebetulnya sudah menjadi adat manusia, pada saat bayi sering menangi. Tapi ada doa yang telah di tulis oleh ulama upaya anak bisa berhenti menangis dan tenang saat tidur.

Doa ini kami kutip dari karya Muhyiddin Abu Zakaria Yahya bin Syaraf al-Nawawi al-Dimasyqi, Al-Adzkar al-Muntakhabah min Kalaami Sayyid al-Abrar, (Surabaya: Kharisma, 1998), hal. 302:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ بِسْمِ اللهِ الَّذِيْ لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَآءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

Bismillâhirrahmânirrahîm. Bismillâhilladzî lâ yadlurru ma’a ismihi syaiun fil ardli wa lâ fis samâ`i wa huwas sami’ul ‘alim (dibaca tiga kali)


“Dengan menyebut asma Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dengan menyebut asma Allah, Dzat yang dengan asma-Nya, tidak akan bisa membahayakan apapun yang ada di bumi dan langit. Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”


Demikian, semoga bermanfaat. Wallahu a’lam bi shawab.

Doa Supaya Bayi Berhenti Menangis


Anak adalah anugrah bagi kedua orang tuanya. Titipan dari Allah SWT untuk di didik supaya menjadi anak yang soleh dan solehah.

walaupun terkadang dalam diri si anak terdapat ujian yang Allah tempatkan padanya, supaya kita bisa sabar akan itu. Seperti pada saat bayi sering menangis di waktu petang. atau ngompol di malam hari.

Walaupun sebetulnya sudah menjadi adat manusia, pada saat bayi sering menangi. Tapi ada doa yang telah di tulis oleh ulama upaya anak bisa berhenti menangis dan tenang saat tidur.

Doa ini kami kutip dari karya Muhyiddin Abu Zakaria Yahya bin Syaraf al-Nawawi al-Dimasyqi, Al-Adzkar al-Muntakhabah min Kalaami Sayyid al-Abrar, (Surabaya: Kharisma, 1998), hal. 302:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ بِسْمِ اللهِ الَّذِيْ لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَآءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

Bismillâhirrahmânirrahîm. Bismillâhilladzî lâ yadlurru ma’a ismihi syaiun fil ardli wa lâ fis samâ`i wa huwas sami’ul ‘alim (dibaca tiga kali)


“Dengan menyebut asma Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dengan menyebut asma Allah, Dzat yang dengan asma-Nya, tidak akan bisa membahayakan apapun yang ada di bumi dan langit. Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”


Demikian, semoga bermanfaat. Wallahu a’lam bi shawab.

Subscribe Our Newsletter