Social Items

Inovasi membangun negeri dari daerah

Indonesia adalah negara yang subur akan sumber daya alam, di beberapa daerah terdapat hasil bumi yang sangat melimpah. Seperti pertanian, pertambangan emas, minyak bumi, timah, dll.

Akan tetapi dalam kondisi tertentu tidak semua daerah yang ada di indonesia merasakan buah hasil dari bumi pertiwi ini, contoh saja seperti daerah perdesaan yang ada di karawang, daerah kecamatan pangkalan.

Penduduk di kecamatan ini, kebanyakan berpropesi seorang petani, hanya dari menanam padi orang-orang bisa menafkahi seluruh keluarganya. Tapi ironisnya dalam setahun hanya bisa dua kali panen, bahkan ada yang hanya satu kali dalam setahun memanen padi mereka.

Bukan karena tanah yang tidak subur, melainkan kekeringan yang sering terjadi dalam tahun-tahun belakangan ini. Padahal jarak mata air dengan desa-desa di sini hanya sekitar beberapa kilo saja, seperti mata air sanga buana.

Dari mata air gunung sanga buana, mengalirkan sungai-sungai kecil, seperti sungai cigentis dan cibeet. Di tahun 2008 kebawah, air disini sangat cukup, karena terdapat bendungan yang membagi dan mengairi ke setiap-tiap ladang sawah di sini. Tapi sekarang bendungan tersebut sudah hancur dan tidak bisa membagi aliran air di sini.

Pemerintah desa di sini, sangatlah baik. Mereka membangun infrastruktur daerah dengan membangun jalan yang nyaman buat kami. Mungkin hanya sebatas itu kemampuan mereka di pemerintahan desa.

Pemanfaatan APBD untuk pembangunan infrastruktur di daerah kecamatan Pangkalan yang sekarang di butuhkan masyarakat setempat adalah membangun bendungan dan irigasi-irigasi yang bisa di manfaatkan untuk mengairi ladang masyarakat tani di sini. Dengan begitu masyarakat tani khusus daerah perdesaan bisa meningkatkan kualitas hidup mereka, dengan begitu negara kita akan bangkit kembali di bidang ekonomi dengan pertumbuhan pendapatan masyarakat yang mencukupi.

Sebab di lihat dari sistematik negara kita. Indonesia dari dulu bisa mengungguli negara-negara lain adalah di bidang pertanian dan hasil bumi. Maka dari itu, Inovasi membangun negri dari daerah ialah lewat bidang pertanian. Semakin kita subur akan hasil pertanian, maka negara lain pun akan butuh dengan hasil pertanian tersebut.

Boleh kita ambil satu contoh; Buah mangga di negara kita itu banyak sekali, bahkan untuk harga satu kilo nya bisa Rp15.000 sampai Rp20.000 Coba bandingkan dengan negara jepang. Buah mangga di negara tersebut bisa mencapai jutaan Rupiah untuk satu bijinya. Coba banyangkan satu biji harganya bisa mencapa jutaan.

Padahal negara jepang terkenal dengan kemajuan teknologi. Dan menjadi salah satu negara maju. Tapi masih kekurangan akan sandang dan pangan. Ini adalah kesempatan bagi negara kita memajukan ekonomi dengan jalan pertanian.

Sebab masalah perut tidak bisa di ganggu gugat. Ketika negara kita butuh teknologi dari negara lain masih bisa kita tunda, tapi negara lain butuh hasil pertania dari negara kita tidak bisa di tunda-tunda, di karenakan itu urusan perut. Bisa-bisa kelaparan masyarakat negara tersebut.

Kecanggihan teknologi bisa menunjang aktivitas kehidupan manusia, Akan tetapi tanpa makanan kehidupan bisa punah.

Untuk mensejahtrakan masyarakat, bukan sekedar mendatangkan investor-investor asing. Bahkan dengan adanya investor asing masuk maka timbullah pabrik-pabrik di negara kita. Memang, dengan adanya pabrik sebagian penduduk kita mendapatkan pekerjaan, seperti menjadi karyawan di pabrik tersebut. Tapi sampai kapan kita menjadi babu di negri sendiri.

Pembangunan pabrik itu menghabiskan puluhan hektaran tanah di bumi pertiwi ini. Yang padahal tanah itu adalah ladang perkebunan atau tempat permukiman warga yang di babad habis untuk pembangunan pabrik asing.

Sehingga penghasilan masyarakat terkadang tergantung pada gajih dari pabrik tersebut. Ada baiknya Pengelolaan Dana Desa untuk kesejahteraan masyarakat lebih di genjot kembali, supaya masyarakat bisa mandiri dengan dana tersebut bisa membangun koperasi simpan pinjam. Toh, bila masyarakat bisa memperbaiki ekonomi sendiri, maka dampak positif bisa di rasakan pemerintah. Secara bisa menanggulangi tingkat kemiskinan di negri tercinta kita ini.

Tapi mungkin semua itu sudah lama di pikirkan oleh pemerintah pusat. kita hanya bisa mendukung pemerintahan dengan bayar pajak pada waktunya.

Subscribe Our Newsletter